BLST melalui IPB Training Perkuat Kompetensi Industri dalam Penetapan Umur Simpan Produk Pangan

Bogor, 5 Oktober 2026 — Penetapan masa kedaluwarsa produk pangan memerlukan dasar ilmiah untuk memastikan produk tetap aman dan bermutu hingga akhir masa simpannya. Menjawab kebutuhan tersebut, IPB Training, anak perusahaan PT Bogor Life Science and Technology (BLST), menyelenggarakan Pelatihan Pendugaan dan Pengendalian Umur Simpan Produk Pangan pada 10–11 September 2026 di Kota Bogor.

Pelatihan publik ini diikuti oleh 19 peserta dari berbagai instansi, perusahaan, dan perguruan tinggi, dengan latar belakang quality control, research and development, hingga akademisi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk peran IPB Training dalam menghubungkan kepakaran IPB University dengan kebutuhan nyata dunia industri. Melalui program pengembangan kompetensi, pengetahuan dan keahlian akademik dapat diterapkan secara lebih praktis untuk mendukung peningkatan mutu, keamanan pangan, serta pengembangan produk.

Selama dua hari, peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dan metode ilmiah pendugaan serta verifikasi umur simpan. Materi mencakup metode Moisture Sorption Isotherm (MSI), metode Arrhenius, serta Accelerated Shelf Life Testing (ASLT). Peserta juga melakukan simulasi, studi kasus, dan praktik analisis data untuk memahami penerapan metode tersebut dalam penetapan umur simpan produk pangan.

Pelatihan menghadirkan dosen IPB University dengan kepakaran di bidang pengolahan pangan, rekayasa proses, analisis sensori, keamanan pangan, pengendalian mutu, serta regulasi industri pangan. Kolaborasi berbagai bidang keahlian tersebut memberikan perspektif yang komprehensif bagi peserta dalam memahami aspek teknis sekaligus penerapannya di lingkungan kerja.

Interaksi selama pelatihan berlangsung secara aktif melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antara peserta dan pengajar. Yunita Eka Puspitasari, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, menilai materi yang diberikan aplikatif dan relevan dengan penelitiannya.

“Program ini sangat aplikatif dengan contoh produk yang relevan dengan penelitian kami. Waktu cukup leluasa untuk diskusi,” ujarnya.

Sementara itu, Muhamad Ilham Ramdany dari bagian QA PT Nugraha Indah Citarasa Indonesia menyampaikan bahwa pelatihan memberikan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhannya di industri.

“Memberikan pengetahuan yang sebelumnya belum didapatkan dan sejalan dengan apa yang diharapkan,” ujarnya.

Melalui IPB Training, BLST terus mendorong pemanfaatan kepakaran IPB University agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat. Program pelatihan menjadi salah satu bentuk hilirisasi pengetahuan yang mempertemukan akademisi dan praktisi untuk menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi di berbagai bidang.

IPB Training secara rutin menyelenggarakan program pelatihan publik bagi individu, instansi, maupun perusahaan