inovasi pengganti beras untuk pengidap diabetes


Penulis : Rizky - BLST


Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Hampir 95% penduduk masyarakat Indonesia menggantungkan kebutuhan karbohidratnya pada beras. Rata-rata orang asia mengonsumsi sampai 50 ton beras/tahun. Beras mendapat urutan ke tiga untuk hasil produksi dunia, yang diatasnya ada jagung dan tebu.


Perlu diingat jika terlalu banyak kandungan nasi putih yang berada di dalam tubuh bisa menimbulkan masalah untuk tubuh, diantaranya diabetes dan berat badan. Karena nasi menghasilkan kadar gula yang cukup tinggi


Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.


Beberapa gejala-gejala yang sering dialami seseorang yang mempunyai penyakit diabetes :


  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.

  • Sering merasa sangat lapar.

  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

  • Berkurangnya massa otot.

  • Luka yang sulit sembuh.

  • Sering merasa haus.

  • Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.

Mengingat banyak orang yang ingin mengonsumsi beras putih namun kondisi badan tidak dapat menerimanya, maka banyak bermunculan inovasi-inovasi pengganti beras untuk orang yang tidak bisa mengonsumsi beras putih.


Beberapa makanan yang sering dijadikan untuk pengganti beras putih yaitu, jagung, kentang, ubi, beras merah, oatmeal, dsb.


Jagung memiliki kandungan yang tak kalah penting dari nasi, bahkan jagung memiliki kadar gula yang lebih sedikit dari beras putih sekitar. Beberapa kandungan jagung juga sering digunakan untuk penderita maupun yang ingin menghindari beberapa penyakit. Salah satunya diabetes, karena jagung mengandung lebih sedikit gula (glukosa) daripada beras putih.


Indeks glikemik (IG) dilansir Hello Sehat adalah standar pengukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula (glukosa) untuk dipakai sebagai energi.

Angka IG juga memengaruhi seberapa cepat tubuh memproduksi insulin.


Semakin rendah nilai IG suatu makanan, maka akan semakin kecil pengaruhnya pada peningkatan insulin dan gula darah. Itu sebabnya kenapa orang-orang yang memiliki diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan IG rendah.


Berdasarkan tabel nilai IG dari Harvard Medical School, per 150 gram nasi putih biasa memiliki nilai IG 72. Sementara itu dengan takaran porsi yang sama jagung mempunyai nilai IG48. semakin tinggi angka indeks glikemik, semakin tinggi pula kemampuannya untuk meningkatkan kadar gula darah.


Selain itu jagung memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi dibandingkan beras. Serat dari jagung akan dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga gula darah akan lebih terkontrol.


Dilansir dari Asian Journal, profesor dari University of Philippines Los Banos, Dr. Artemio Salazar menjelaskan bahwa jagung bisa menjadi makanan pokok yang baik bagi orang-orang diabetes.


Beras Jagung Analog FIT’S Mandiri,

berasal dari 100% jagung local, indeks glikemik rendah, baik dikonsumsi penderita diabetes, memiliki kandungan serat yang tinggi, bahan baku jagung telah lolos uji NON GMO Beras Analog Jagung adalah Beras yang terbuat dari Tepung Jagung yang diolah dan dicetak menyerupai butiran beras pada umumnya, Beras Analog Jagung baik untuk penderita diabetes dan cocok untuk anda yang sedang diet karna lebih lama merasakan kenyang.

PT BLST - Holding Company of IPB

Admin : +62 822 58057858

Email : info@blst.co.id

Website : www.blst.co.id

Instagram: https://www.instagram.com/blstipb/

Linkedin: https://www.linkedin.com/company/pt-bogor-life-science-and-technology-blst

Fanpage: https://www.facebook.com/blst.ipb/

Jl. Taman Kencana No 3, Kawasan IPB Taman Kencana. Kota Bogor

#ipb #blst #blststory #blstipb #blstholding #ipbuniversity #ipb #ipbbogor #herbal #beras #berassehat #jagung #diabetes

8 tampilan

PT Bogor Life Science and Technology

Holding Company of BLST

  • LinkedIn
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube

Jalan Taman Kencana No. 3 Babakan Bogor Tengah, Kota Bogor,

Jawa Barat 16128

Call Center : (0251) 8384422

© 2023 by Digital Marketing PT. BLST

logo ipb b.png