Cari

Dorong UMKM Go Digital, BLST Gandeng APINDO dan Kaizen Room dalam BLST Preneur Talk 8

Diperbarui: 23 Des 2020


Rektor IPB University memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan

(PT BLST IPB University) – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia jumlahnya mencapai 64 juta. Angka tersebut mencapai 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Komposisi ini bahkan tidak berubah sejak tahun 2006. Usaha di Indonesia didominasi oleh usaha mikro dan kecil yang harus didorong untuk tumbuh sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. Terkait hal ini, PT BLST – Holding Company of IPB berkolaborasi dengan APINDO dan Kaizen Room menggelar Webinar BLST Preneurs Talk 8 dengan tema “Strategi UMKM Memenangkan Bisnis di Era Digital” (17/12/2020). Kegiatan ini merupakan merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan “BLST Leaders and Entrepreneurs Talk”.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini. Dalam kesempatan ini Prof Arif Satria menyampaikan pentingnya agility , kolaborasi, dan penguasaan instrument teknologi dalam bisnis.

“Bisnis adalah dunia yang paling terkena dampak dari perubahan teknologi 4.0. Teknologi berkembang secara eksponensial dan ada masalah bisnis berkembang secara linear. Oleh karena itu, kita harus agile karena teknologi berkembang sangat cepat sehingga siapapun yang menguasai teknologi akan memenangkan bisnis. Bisnis di era digital ini adalah kolaborasi dan kepercayaan itu basisnya adalah integritas.” ungkap Prof Arif Satria

Wakil Rektor Bidang Bisnis, Inovasi, dan Kewirausahaan, Prof Erika Budiarti Laconi ikut serta dalam memberikan sambutan pada kegiatan ini. Selain itu, Direktur Utama PT BLST, Ir Hanan Utoro dan Direktur Pengembangan Bisnis, Dr Doni Yusri juga turut hadir dan memberikan sambutan. Webinar ini diisi oleh, Lishia Erza dari Komite Pengembangan Kewirausahaan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) UMKM dan Aidil Wicaksono, Managing Director Kaizen Room.

Lishia Erza merupakan CEO Asyx, yang telah berpengalaman selama 15 tahun pada bisnis internasional. Selain itu, ia merupakan salah satu Top 100 perempuan yang terekognisi dalam bidang supply chain di skala global. Pada kesempatan ini ia menekankan pentingnya ekosistem khusus untuk UMKM dari pemerintah agar mendorong UMKM untuk tumbuh.

“Secara komposisi Usaha Mikro dan Kecil mendominasi hampir 99% usaha di Indonesia. Pandemi kali ini setengah memaksa UMKM untuk segera go-digital. Memang benar bahwa teknologi maju lebih cepat dari operasi bisnis tetapi yang lebih lama adalah ekosistem yang ada secara kebijakan, pemahaman dan kedewasaan menggunakan teknologi digital yang perlu untuk ditingkatkan. Hal ini terjadi karena insting usaha di Indonesia masih dalam tahap survival dan belum menuju ke arah growth” ulas Lishia

Webinar ini sekitar 200 peserta, terdiri dari mahasiswa, entrepreneur, pemerintah, dan pelaku bisnis. Kegiatan ini merupakan penutup akhir tahun dari rangkaian webinar yang telah terselenggara dalam bingkai BLST Leaders and Entrepreneurs Talk. Lishia Erza, selaku Komite Pengembangan Kewirausahaan APINDO menyampaikan beberapa rekomendasi hasil kajian APINDO.

“Kami di APINDO memiliki rekomendasi penguatan UMKM, diawali dari skills development yang perlu diperkuat untuk memahami bisnis secara digital. Kerjasama lebih era tantara public, private, dan institusi pendidikan juga penting dalam melakukan riset tentang UMKM. Sehingga di masa depan dihasilkan kebijakan yang tepat untuk membangun infrastruktur dan kelembagaan UMKM di Indonesia." Ulas Lishia

Dalam kesempatan sama, Aidil Wicaksono selaku Managing Director Kaizen Room memberikan tips dan trick digital marketing bagi para peserta. Dalam komunikasi bisnis khususnya untuk pemasaran tugas utamanya adalah bukan menyampaikan tetapi mendengar. Jadi kita harus tahu kebutuhan customer kita sehingga produk yang dipasarkan adalah menjawab kebutuhan customer.

“Teman-taman pelaku usaha perlu untuk mengenali produk apa yang cocok untuk dijual. Pelaku UMKM perlu memperhatikan segmentasi produknya dan mempunya target market utama dan memposisikan produk dan jasanya. Selain itu, dalam membuat konten marketing tidak hanya menjelaskan apa produknya tetapi mengapa produk ini cocok digunakan untuk customer.” Terang Aidil

Sesi ini ditutup oleh Direktur Pengembangan Bisnis, Dr Doni Yusri dengan memberikan pemaparan mengenai produk dan jasa dari anak perusahaan PT BLST – IPB University.

“IPB University memiliki banyak produk dan jasa yang merupakan hilirisasi produk IPB University. PT BLST membuka ruang untuk berkolaborasi dengan teman-teman UMKM untuk belajar bersama atau mengunjungi gerai dan produk-produk IPB University. Selain itu, digitalisasi bagi pelaku usaha UMKM ini penting untuk dilakukan dan di BLST kami melakukan digitalisasi pemasaran baik melalui sosial media dan e-commerce.”

(by : Cak - Bisdev BLST)


Sertifikat peserta Seminar Online BLST PreneurS Talk 8 dapat diperoleh disini

PT BLST - Holding Company of IPB

Admin : +62 822 58057858

Email : info@blst.co.id

Website : www.blst.co.id

Instagram: https://www.instagram.com/blstipb/

Linkedin: https://www.linkedin.com/company/pt-bogor-life-science-and-technology-blst

Fanpage: https://www.facebook.com/blst.ipb/

Jl. Taman Kencana No 3, Kawasan IPB Taman Kencana. Kota Bogor

#ipb #blst #blststory #blstipb #blstholding #ipbuniversity #ipb #ipbbogor #herbal #event #preneurstalk #preneurstalk7 #PENGEMBANGANPRODUKUMKM #melaluistandarisasidanlegalitasproduk

UPCOMING EVENT

Tidak ada acara mendatang saat ini
logo ipb b.png

PT Bogor Life Science and Technology

Holding Company of IPB University

  • LinkedIn
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube

Jalan Taman Kencana No. 3 Babakan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16128

Call Center : (0251) 8384422

© 2021 | Bogor Life Science and Technology