Corporate Vision
"To become a leading agri-based company that contributing prosperity
to shareholders and consumers by providing expert-based products
and services born from best innovation"
Investment & Joint Venture Asset-based Business Science-based Business Consumer Business Services Business
 

MAIN MENU
Home
About Us
News
Contact Us
 
CORPORATE
Vision
History
Legal Aspect
 
LINKS
Institut Pertanian Bogor
IPB ICC
Agrifresh
Agrifun
Agricafe
 
Locations of visitors to this page
Powered by  MyPagerank.Net
USER STATISTICS

31694

Pengunjung hari ini : 15
Total pengunjung : 6267

Hits hari ini : 19
Total Hits : 31694

Pengunjung Online: 1

NEWS
Senin, 01 Maret 2010
Pertanian sebagai Anugerah Terbesar Bangsa Indonesia
Ditulis Oleh : Administrator
KabarIndonesia - Jika melihat kondisi pertanian Indonesia saat ini sungguh sangat memprihatinkan, dalam hal hasil produksi (yang cenderung menurun dari waktu ke waktu) dan kualitas produk pertanian, khususnya bahan pangan. Padahal, Indonesia adalah salah satu negara agraris penghasil bahan pangan terbesar didunia. selain itu, Indonesia memiliki ketersediaan bahan-bahan organik yang melimpah di alam. Menurunnya hasil produksi pertanian di Indonesia tidak lain disebabkan oleh 2 faktor utama, yaitu :

1. Menipisnya unsur hara mikro di dalam tanah
Untuk dapat tumbuh dan menghasilkan produksi yang maksimal, tanaman membutuhkan 13 jenis unsur makro dan mikro. akan tetapi, petani-petani di Indonesia hanya memberikan 3 jenis unsur hara makro saja (N,P,K). jadi, lambat laun tanah kita akan semakin miskin kandungan unsur hara mikro karena habis diserap secara terus-menerus oleh tanaman tanpa ada pengembalian pada tanah (karena hanya 3 jenis unsur hara makro saja yang dikembalikan lagi ke tanah).

2. Penggunaan pupuk & pestisida dari bahan kimia sintetis
Tanpa kita sadari penggunaan bahan-bahan kimia sintetis sangat berakibat fatal bagi kemajuan pertanian kita. Tentunya, kita perlu mengingat bahwa salah satu sifat dari bahan kimia sintetis yaitu tidak dapat terurai di dalam tanah & akan mengendap di dalam tanah. Sehingga, mengakibatkan semakin mengerasnya struktur tanah. efek lain bagi petani yaitu semakin meningkatnya biaya produksi karena semakin banyak jumlah dosis yang dibutuhkan dari tahun ke tahun. Nah, kalau kita perhatikan dari 2 hal diatas, sudah saatnya pola pertanian di Indonesia harus dirubah ke arah pertanian ORGANIK, dalam arti yaitu menggunakan bahan-bahan (pupuk & pestisida) berbahan organik.

Selain itu juga akan semakin lebih bersahabat dengan lingkungan alias menjaga kelestarian lingkungan(tanah). Hanya ada satu harapan untuk dapat bersaing di era globalisasi ini yaitu memajukan bidang pertanian.

Saya berharap peran dari Pemerintah untuk serius memajukan dunia Pertanian di Indonesia.
Ayo…kita majukan dunia pertanian kita!
INDONESIA!
Demi kemajuan perekonomian negara kita.


Sumber : www.kabarindonesia.com

[ Kembali ]