 |
|
 |
|
| Senin, 04 Januari 2010 | | Ingin Produk Sehat, Kunjungi Agrifresh | | Ditulis Oleh : Administrator | BOGOR - Menjelang Lebaran, salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah makanan yang tak sesuai standar kesehatan. Salah satunya, adanya isu daging gelonggongan yang begitu marak. Namun, daging tersebut tak ada di Kota Bogor. Pasalnya, masyarakat kota ini, baik pedagang maupun konsumennya sudah cerdas. Salah satunya, pedagang yang membuka mini market Agrifresh di lower ground Plaza Ekalokasari.
Agrifresh merupakan salah satu unit usaha PT Bogor Life Science And Technology (BLST) yang merupakan induk perusahaan yang dimiliki IPB (Institut Pertanian Bogor). Mini market yang menjual produk segar itu diresmikan pembukaannya oleh Rektor IPB Herry Suhardiyanto, kemarin.Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Herlien Krinaningsih serta mantan Rektor IPB Sitanala Arsyad dan para civitas akademika IPB lainnya.
Kami berharap, kehadiran Agrfresh dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang concern dengan produk sayuran sehat, bebas bahan kimia, juga produk daging yang dijamin halal dan sehat,” kata Rektor IPB Herry Suhardiyanto. Selain itu, Agrifresh dapat berfungsi sebagai show room untuk memperkenalkan produk-produk hasil inovasi terbaik IPB pada masyarakat.
“Hasil-hasil riset terbaik IPB harus bisa dinikmati masyarakat luas dan toko ini akan menjadi show room-nya,” tukasnya. Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Herlien Krinaningsih mengatakan, Agrifresh di Ekalokasari dapat meninggalkan kesan baik pada pengunjungnya, sehingga mereka selalu teringat dengan produk dan pelayanan Agrifresh. Pada kesempatan itu, Herlien menyampaikan apresiasi pada civitas akademika IPB karena telah memiliki dua tempat, yaitu di Serambi Botani Square dan Agrifresh di Ekalokasari yang sangat representatif untuk memperkenalkan produk unggulan.
Meski sejauh ini, masyarakat Kota Bogor telah banyak mengetahui berbagai produk unggulan yang dihasilkan civitas akademika IPB tersebut. Hanya, pengetahuan masyarakat masih relatif sulit mengakses produk-produk unggulan tersebut. (and)
Sumber : www.radar-bogor.co.id
|
[ Kembali ] |
|
|
 |